Minsel, proexposnews.com – Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Novita Violeta Maramis, S.Ak., kembali turun ke tengah masyarakat melalui kegiatan Reses Masa Persidangan Ke-3 Tahun Sidang 2025-2026.
Srikandi Partai NasDem yang akrab disapa NVM tersebut melaksanakan reses di Desa Pinaesaan, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan reses menjadi momentum bagi anggota DPRD untuk menyerap secara langsung berbagai aspirasi, masukan, serta kebutuhan masyarakat yang nantinya dapat diperjuangkan melalui lembaga legislatif dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Bagi NVM, pelaksanaan reses bukan sekadar agenda formal kelembagaan. Ia memilih untuk berpindah dari satu desa ke desa lainnya agar dapat mendengar langsung suara masyarakat di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) III.
“Perlu diketahui, ini adalah reses di masa persidangan ketiga. Ini waktunya kami turun dan hadir kembali ke masyarakat untuk menyerap aspirasi yang nantinya akan disampaikan ke Pemerintah Kabupaten,” ungkap NVM, yang merupakan anggota Komisi III DPRD Minsel.
NVM menjelaskan, Desa Pinaesaan merupakan desa kelima yang menjadi lokasi pelaksanaan resesnya pada masa persidangan kali ini. Pola berpindah lokasi tersebut dilakukan agar jangkauan penyerapan aspirasi dapat semakin luas.
Menurutnya, kehadiran langsung wakil rakyat di tengah masyarakat penting untuk memastikan berbagai persoalan dan kebutuhan warga dapat diketahui secara nyata, bukan hanya melalui laporan atau informasi yang diterima di gedung dewan.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme masyarakat Desa Pinaesaan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Ini merupakan desa yang kelima saya laksanakan reses. Setiap pelaksanaan reses saya selalu berpindah tempat, karena tujuan kami adalah bisa menyerap langsung aspirasi masyarakat di setiap desa,” ujar NVM.
Sebagai legislator dari Dapil III, NVM menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi representasi dan pengawasan sebagai anggota DPRD.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga persoalan yang berkembang di tingkat desa dapat dihimpun untuk selanjutnya menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program dan kebijakan di tingkat kabupaten.
Dengan turun langsung ke desa-desa, NVM menunjukkan upaya memperkuat komunikasi politik berbasis aspirasi masyarakat, sekaligus menjaga keterhubungan antara konstituen dengan lembaga legislatif. (Pro)






